Skip to main content

Hudaya Safari

021 – 31900306 / 309 – Travel Umroh Haji Sesuai Sunnah Terbaik Termurah Terdekat

care@hudayasafari.com

Travel Umroh Haji Sesuai Sunnah Terbaik Termurah Terdekat

care@hudayasafari.com

021 – 31900306 / 309


Bagikan :

MAKKAH–MADINAH, HUDAYASAFARI.COM — Hudaya Safari menyelenggarakan program Umrah Tadabbur Sirah — Risalah yang Terlupakan pada 6–13 Oktober 2026 dengan mengajak jamaah menunaikan ibadah umrah sekaligus mempelajari sejarah Islam secara langsung di Makkah dan Madinah. Tidak hanya berfokus pada rangkaian ibadah, perjalanan ini juga diisi dengan kajian Sirah Nabawiyah, city tour, dan kunjungan ke sejumlah tempat bersejarah yang menyimpan pelajaran tentang perjuangan Rasulullah ﷺ dan generasi awal umat Islam.
Dalam program ini, jamaah mendapatkan pendampingan ibadah dari Ust. Muhammad Arif Abdurrahman dan Ust. Dr. Imam Zamroji, MA. Keduanya membimbing kelompok jamaah dalam rangkaian perjalanan sesuai pembagian yang telah ditetapkan.
Program ini dirancang agar perjalanan menuju Tanah Suci tidak sekadar menjadi perjalanan fisik, melainkan juga kesempatan untuk memperdalam pemahaman agama, menumbuhkan rasa syukur, serta memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Menunaikan Umrah dan Memperbanyak Ibadah di Masjidil Haram
DI PESAWAT

Rangkaian perjalanan dimulai pada Selasa, 6 Oktober 2026, dengan keberangkatan dari Jakarta menuju Jeddah menggunakan penerbangan Saudi Arabian Airlines SV 817. Setibanya di Jeddah dan setelah menyelesaikan proses imigrasi, jamaah melanjutkan perjalanan menuju Makkah.
Setelah tiba dan beristirahat di hotel, jamaah melaksanakan rangkaian ibadah umrah yang meliputi tawaf, sa’i, dan tahalul dengan bimbingan pembimbing ibadah.
Selama berada di Makkah, jamaah diarahkan untuk memperbanyak ibadah di Masjidil Haram, baik salat fardu maupun ibadah sunah. Agenda juga mencakup pengajian di hotel sebagai sarana untuk memperdalam pengetahuan agama selama perjalanan.
Pada Jumat, 9 Oktober 2026, jamaah melaksanakan salat Jumat di Masjidil Haram. Kajian di sekitar Masjidil Haram turut menjadi bagian dari rangkaian program untuk menghubungkan pemahaman keislaman dengan sejarah dan perjuangan dakwah Rasulullah ﷺ.

City Tour Makkah, Menyelami Sejarah Peradaban Islam


Salah satu bagian yang membedakan program Umrah Tadabbur Sirah adalah kegiatan city tour yang dipadukan dengan pembelajaran sejarah Islam. Pada Kamis, 8 Oktober 2026, jamaah mengikuti perjalanan menuju sejumlah lokasi bersejarah di sekitar Makkah.
Destinasi yang tercantum dalam rangkaian perjalanan meliputi Jabal Nur, Jabal Tsaur, Mina, Arafah, Jabal Rahmah, Muzdalifah, serta Museum Nabi Muhammad ﷺ.
Di Jabal Nur, jamaah mengikuti kajian mengenai peristiwa turunnya wahyu pertama kepada Rasulullah ﷺ. Perjalanan kemudian menghubungkan jamaah dengan tempat-tempat yang memiliki catatan penting dalam sejarah Islam, termasuk kawasan yang berkaitan dengan rangkaian ibadah haji.
Melalui kunjungan tersebut, jamaah diajak melihat sejarah bukan semata-mata sebagai rangkaian peristiwa masa lalu. Setiap lokasi menjadi kesempatan untuk merenungkan keteguhan iman, pengorbanan, kesabaran, dan perjuangan dalam menyampaikan risalah Islam.
Pendekatan ini diharapkan dapat membuat pemahaman terhadap Sirah Nabawiyah lebih bermakna karena jamaah mempelajarinya langsung di tempat yang berkaitan dengan sejarah tersebut.

Melanjutkan Perjalanan ke Madinah, Menyusuri Jejak Hijrah

Pada Sabtu, 10 Oktober 2026, jamaah melanjutkan perjalanan dari Makkah menuju Madinah Al-Munawwarah. Perjalanan ini menjadi bagian penting dari program karena berkaitan dengan kisah hijrah Rasulullah ﷺ dalam membangun kehidupan umat Islam di Madinah.
Dalam perjalanan menuju Madinah, pembimbing ibadah menyampaikan kajian Sirah Nabawiyah mengenai hijrah Rasulullah ﷺ. Kisah tersebut mengingatkan jamaah pada keteguhan, kesabaran, dan pengorbanan dalam mempertahankan keimanan serta menegakkan agama Allah.
Setibanya di Madinah, rangkaian ibadah berlanjut dengan memperbanyak salat di Masjid Nabawi, membaca Al-Qur’an, berdzikir, dan berselawat. Program juga mencakup kunjungan ke Masjid Quba sebagai salah satu tempat yang memiliki kedudukan penting dalam sejarah Islam.
Pada Ahad, 11 Oktober 2026, agenda ziarah di sekitar Masjid Nabawi mencakup Raudhah melalui aplikasi Nusuk serta ziarah ke makam Rasulullah ﷺ, Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu ‘anhu, dan Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu.
Jamaah juga dijadwalkan mengunjungi Saqifah Bani Sa’idah, lokasi bersejarah yang berkaitan dengan musyawarah kaum Muslimin setelah wafatnya Rasulullah ﷺ, serta Museum Nabi Muhammad ﷺ yang menyajikan perjalanan hidup beliau melalui koleksi dan media interaktif.

Menguatkan Iman Melalui Tadabbur Sirah Nabawiyah

Melalui perpaduan ibadah, kajian, dan kunjungan sejarah, Umrah Tadabbur Sirah mengajak jamaah mengambil pelajaran dari kehidupan Rasulullah ﷺ. Tujuannya bukan hanya mengetahui peristiwa sejarah, tetapi juga memahami nilai-nilai yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu pesan reflektif yang menyertai perjalanan ini adalah kalimat:
لَا تَحْزَنْ إِنَّ اللَّهَ مَعَنَا
Lā tahzan, innallāha ma‘anā — “Jangan bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita.”
Pesan ini mengingatkan bahwa pertolongan dan penyertaan Allah menjadi sumber harapan di tengah kesulitan. Keadaan yang terasa sempit dapat menjadi jalan untuk belajar bersabar, sedangkan kesulitan dapat menguatkan ketergantungan seorang hamba kepada pertolongan-Nya.
Kehadiran di Tanah Suci pun diharapkan tidak berhenti pada pengalaman perjalanan. Jamaah diharapkan kembali dengan rasa syukur yang lebih kuat atas nikmat Islam, keimanan yang semakin kokoh, serta semangat untuk memperbaiki ibadah dan kehidupan.

Umrah yang Menghadirkan Manfaat Ibadah dan Dakwah

Hudaya Safari berharap program Umrah Tadabbur Sirah dapat menjadi perjalanan yang diterima Allah SWT, sekaligus mendorong jamaah untuk terus menyebarkan kebaikan dan mendakwahkan Islam sesuai kemampuan masing-masing.
Hudaya Safari merupakan unit usaha di bawah Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia. Melalui semangat Umrahku Da’wahku, perjalanan ibadah juga diarahkan agar memiliki nilai kebermanfaatan yang lebih luas, termasuk dukungan terhadap dakwah dan para dai di pedalaman sebagaimana tercantum dalam program.
Karena itu, memilih perjalanan umrah bukan hanya tentang tujuan, fasilitas, dan agenda perjalanan. Teman safar, bimbingan ibadah, kebersamaan, serta kesempatan belajar selama perjalanan juga menjadi bagian yang patut dipertimbangkan.
Hudaya Safari mengajak kaum Muslimin yang ingin menunaikan umrah untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik dan memilih teman safar yang membantu menjaga semangat ibadah. Semoga setiap langkah menuju Baitullah menjadi jalan untuk meningkatkan ketakwaan, memperkuat kecintaan kepada Rasulullah ﷺ, dan menghadirkan manfaat bagi umat.

Konsultasikan program Haji dan Umrah bersama Hudaya Safari.
📱WA Center : 082112135575
📽️ FB – IG – Youtobe – TikTok : s.id/sosmedhudayasafariofficial
🌐 Website: www.hudayasafari.com

Bagikan :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *