021 - 31900306 / 309 - Travel Umroh Haji Sesuai Sunnah Terbaik Termurah Terdekat care@hudayasafari.com

Dari Abu Hurairah radhiyallahu `anhu, Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam bersabda:

أَنَا سَيِّدُ وَلَدِ آدَمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَأَوَّلُ مَنْ يَنْشَقُّ عَنْهُ الْقَبْرُ وَأَوَّلُ شَافِعٍ وَأَوَّلُ مُشَفَّعٍ

“Aku adalah pimpinan anak-cucu Adam di hari kiamat nanti, Aku orang yang pertama dibangkitkan dari kubur, Aku orang yang pertama memberi syafa’at dan Aku orang yang pertama diberi syafa’at“. Diriwayatkan oleh Muslim (2278)

Hadits ini menyatakan bahwa Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam menjadi sayyid di akhirat. Namun bukan berarti Nabi Muhammad shallallahu `alaihi wa sallam menjadi sayyid hanya pada hari akhirat saja. Bahkan beliau shallallahu `alaihi wa sallam menjadi sayyid manusia di dunia dan akhirat, sebagaimana dikemukan oleh al-Nawawi dalam mensyarahkan hadits di atas, yaitu :

Adapun sabda Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam pada hari kiamat, sedangkan beliau adalah sayyid, baik di dunia maupun di akhirat, sebab dikaidkan demikian adalah karena nyata sayyid beliau itu bagi setiap orang, tidak ada yang berusaha mencegah, menentang dan seumpamanya, berbeda halnya di dunia, maka ada dakwaan dari penguasa kaum kafir dan dakwaan orang musyrik”.

Dari Abu Sa’id, berkata :

قال رسول الله صلى الله عليه و سلم أنا سيد ولد آدم يوم القيامة ولا فخر

Artinya : Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam bersabda, Aku adalah sayyid anak Adam pada hari kiamat. Aku tidak sombong.(H.R. Turmidzi)

Zainuddin al-Iraqi mengatakan, hadits ini merupakan riwayat al-Turmidzi dan beliau mengatakan, hadits hasan dan riwayat Ibnu Majah dari Abu Sa’id al-Khudri.

kelebihan sebagian Nabi Allah atas sebagian yang lain diakui oleh firman Allah antara lain :

Q.S. al-Baqarah : 253, berbunyi :

تِلْكَ الرُّسُلُ فَضَّلْنَا بَعْضَهُمْ عَلَى بَعْضٍ

Artinya : Rasul-rasul itu, Kami lebihkan sebagian (dari) mereka atas sebagian yang lain.(Q.S. al-Baqarah : 253)

Q.S. al-Isra’ : 55, berbunyi :

وَلَقَدْ فَضَّلْنَا بَعْضَ النَّبِيِّينَ عَلَى بَعْضٍ

Artinya : Dan sesungguhnya telah Kami lebihkan sebagian nabi-nabi itu atas sebagian (yang lain) (Q.S. al-Isra’ : 55)

Memang ada hadits shahih yang dhahirnya bertentangan dengan keterangan-keterangan di atas. Hadits tersebut adalah sabda Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam, berbunyi :

لاََ تُفَضِّلُوا بَيْنَ أَنْبِيَاءِ اللهِ

Artinya : Janganlah kamu membeda-bedakan antara Nabi Allah. (H.R. Bukhari dan Muslim).

Menjawab pertentangan ini, Imam al-Nawawi dalam kitab beliau, al-Fatawa mengutip lima jawaban ulama mengenai ini, yakni antara lain :

1). Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam mengatakan hadits ini sebelum mengetahui bahwa beliau adalah yang paling utama dari segala nabi, manakala beliau mengetahuinya, maka beliau bersabda, “Aku adalah sayyid anak Adam”

2). Larangan membeda-bedakan itu dalam konteks dapat menyebabkan persengketaan. Hal ini karena asbab wurud hadits ini adalah penamparan seorang yahudi oleh seorang muslim.

3). Larangan membeda-bedakan itu dalam konteks dapat menyebabkan melecehkan kepada sebagian para nabi, bukan pembedaan dalam semua hal. Ini didukung oleh firman Allah berbunyi :

وَلَقَدْ فَضَّلْنَا بَعْضَ النَّبِيِّينَ عَلَى بَعْضٍ

Artinya : Dan sesungguhnya telah Kami lebihkan sebagian nabi-nabi itu atas sebagian (yang lain) (Q.S. al-Isra’ : 55)

4). Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam mengatakan hadits ini dalam konteks tawadhu’

5). Larangan membeda-bedakan itu dalam konteks diri kenabian, bukan pada zat/diri para nabi, umum risalah dan kelebihan-kelebihan keistimewaan mereka.

 

Semoga bermanfaat.

Wallahu Ta’ala A’lam.

 

Haji umroh sesuai sunnah bersama hudaya safari tour & travel. Informasi lebih lanjut di WA Center Kami https://wa.me/6282112135575 atau kunjungi https://www.hudayasafari.com . Ikhtiar Anda Ke Tanah Suci, Adalah Semangat Bagi Para Da’i.