CIPAYUNG, HUDAYASAFARI.COM – Hudaya Safari bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STID Mohammad Natsir menggelar kegiatan Marriage Talk and Sharing bertema “Nikah Salah Satu Jalan Dakwah yang Terlupakan” pada Sabtu (02/05/2026) di Kampus C STID Mohammad Natsir, Cipayung, Jakarta Timur.
Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa semester 6 dan 8 yang mayoritas merupakan generasi Gen-Z calon dai dan daiyah. Melalui kegiatan ini, peserta diajak memahami bahwa pernikahan dalam Islam bukan sekadar fase kehidupan pribadi, tetapi juga bagian penting dari perjuangan dakwah dan pembentukan peradaban Islam.
Pernikahan Bukan Sekadar Urusan Personal
Dalam pemaparannya, narasumber kegiatan, Ustadz Edy Heriyanto, menjelaskan bahwa pernikahan dalam perspektif Islam memiliki peran strategis dalam membangun keluarga yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.
“Pernikahan dalam perspektif Islam tidak hanya dimaknai sebagai pemenuhan kebutuhan personal, melainkan sebagai instrumen strategis dalam dakwah,” ujar Ustadz Edy Heriyanto.
Menurutnya, keluarga menjadi ruang utama dalam internalisasi nilai Islam, pembinaan akhlak, serta lahirnya generasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi umat.
Membangun Komitmen Ruhiyah dan Visi Dakwah
Ustadz Edy juga menekankan bahwa pernikahan harus dimulai dari kesiapan ruhiyah dan kesungguhan memperbaiki kualitas diri.
“Pernikahan menjadi ruang awal untuk membangun kesadaran, memperbaiki kualitas diri, serta menumbuhkan komitmen ruhiyah yang kokoh,” jelasnya di hadapan mahasiswa STID Mohammad Natsir.
Ia menambahkan bahwa dua insan yang dipersatukan dalam pernikahan seharusnya tidak hanya terikat secara emosional, tetapi juga memiliki visi perjuangan dakwah yang sama.
“Dari sana, ia berkembang menjadi sinergi antara dua insan yang dipersatukan bukan hanya oleh ikatan emosional, tetapi juga oleh visi perjuangan yang sama dalam menegakkan nilai-nilai Islam,” lanjutnya.
Menjawab Tantangan Pernikahan di Era Gen-Z
Kegiatan ini juga menjadi refleksi atas kondisi zaman saat ini, di tengah maraknya pola pikir pragmatis dan materialistik dalam memandang pernikahan.
Ustadz Edy menegaskan bahwa tujuan utama pernikahan dalam Islam bukanlah semata mengejar kemapanan duniawi, melainkan membangun ketenangan dan keberkahan hidup.
“Pernikahan itu bukan tentang mencari yang sudah mapan, bukan tentang kekayaan atau jabatan. Tidak ada ayat yang menyebutkan demikian. Tujuan pernikahan adalah untuk mencapai sakinah, ketenangan,” pungkasnya.
Komitmen Hudaya Safari dalam Pembinaan Generasi Muda
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Hudaya Safari dalam mendukung pembinaan generasi muda Islam, khususnya calon dai dan daiyah, agar memiliki pemahaman keislaman yang utuh dalam membangun keluarga dan kehidupan dakwah.
Sebagai lembaga yang berada di bawah naungan Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia, Hudaya Safari terus menghadirkan program pembinaan yang tidak hanya berfokus pada perjalanan ibadah, tetapi juga penguatan nilai-nilai Islam dan dakwah di tengah masyarakat.
Informasi Program Hudaya Safari
Hudaya Safari menghadirkan berbagai program:
- Umrah Reguler
- Haji Khusus
- Umrah Plus
- Program Pembinaan Jamaah
- Wisata Muslim dan Dakwah
Segera konsultasikan program umrah dan haji terbaik bersama Hudaya Safari dan dapatkan informasi jadwal keberangkatan terbaru di info haji, info umrah, WA admin.